Jumat, 19 November 2010

Kinerja Pendidik dalam Pembelajaran

Kinerja merupakan prestasi yang dicapai oleh seseorang dalam melaksanakan tugasnya atau pekerjaannya selama periode tertentu sesuai standar dan kriteria yang telah ditetapkan untuk pekerjaan tersebut.
Kinerja guru ber­kaitan dengan tugas perencanaan, pe­ngelolalan pembelajaran dan penilaian hasil belajar siswa. Sebagai perencana, maka guru harus mampu mendesain pembelajaran yang sesuai dengan kondisi di lapangan, sebagai pengelola maka guru harus mampu menciptakan iklim pem­belajaran yang kondusif sehingga siswa dapat belajar dengan baik, dan sebagai evaluator maka guru harus mampu me­laksanakan penilaian proses dan hasil belajar siswa.
Pengukuran kompetensi guru pada prisipnya meliputi 4 kompetensi utama dalam meningkatkan kapasitas pendidik melalui proses belajar dan berlatih, dalam pelaksanaan tugas di sekolah, serta ujungnya adalah dalam mengukur  tingkat efektivitasnya dalam mempengaruhi siswa mengembangkan potensi dirinya. Apa pun yang guru kembangkan harus dapat dilihat maslahatnya pada peningkatan mutu siswa. Proses ini merupakan bagian penting dalam dalam sistem penerapan standar yaitu memonitor prilaku profesional guru agar sekolah dapat memastikan bahwa mutu yang sekolah harapkan terwujud.
Kompetensi Pengelolaan Pembelajaran:
1.      Menyusun rencana pembelajaran
2.      Melaksanakan pembelajaran
3.      Menilai prestasi belajar peserta didik.
4.      Melaksanakan tindak lanjut hasil penilaian prestasi belajar peserta didik.
Kompetensi Wawasan Kependidikan:
1.      Memahami landasan kependidikan
2.      Memahami kebijakan pendidikan
3.      Memahami tingkat perkembangan siswa
4.      Memahami pendekatan pembelajaran yang sesuai materi pembelajarannya
5.      Menerapkan kerja sama dalam pekerjaan
6.      Memanfaatkan kemajuan IPTEK dalam pendidikan
Empat model meningkatkan kinerja pendidik dalam pembelajaran :
1.      peningkatan melalui pendidikan dan pelatihan (off the job training).
2.      pelatihan dalam pelaksanaan tugas atau on the job training.
3.      seperti yang dilakukan Jepang yang populer dengan istilah lesson studi.
4.      melakukan perbaikan melalui kegiatan penilitian tindakan kelas (PTK).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar